20 Tempat Wisata Terbaik dan Populer di Surabaya

Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, sering kali dinilai hanya sebagai pusat bisnis dan industri yang panas dan padat. Namun, di balik label kota metropolitan tersebut, ibu kota Provinsi Jawa Timur ini menyimpan pesona pariwisata yang sangat kaya dan bervariasi.

Dikenal secara historis sebagai Kota Pahlawan, Surabaya menawarkan perpaduan yang memikat antara wisata sejarah perjuangan bangsa, tata ruang kota dengan taman-taman hijau yang asri, hingga destinasi modern dan kuliner yang menggugah selera. Menjelajahi tempat wisata di Surabaya kini semakin menyenangkan berkat komitmen pemerintah kota yang terus mempercantik ruang publik dan mengintegrasikan transportasi umum.

Kota ini sangat ramah untuk semua tipe pelancong, baik Anda yang ingin melakukan perjalanan edukasi bersama keluarga, berburu foto estetis khas urban, maupun menikmati ketenangan alam di pinggiran kota. Berikut adalah panduan lengkap serta rekomendasi destinasi wisata terbaik di Surabaya yang wajib masuk dalam rencana perjalanan liburan Anda.

Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik dan Populer di Surabaya

Berikut adalah daftar objek pariwisata terpopuler di Surabaya yang diurutkan berdasarkan tingkat popularitas, volume ulasan positif tertinggi di Google, serta kualitas pengalaman rekreasi yang ditawarkan kepada para pengunjung:

1. Tugu Pahlawan

Tugu Pahlawan merupakan monumen paling ikonik di Surabaya yang berdiri megah setinggi 41,15 meter di tengah Lapangan Kebun Rojo. Monumen berbentuk lingga atau paku terbalik ini dibangun khusus untuk memperingati peristiwa heroik pertempuran 10 November 1945, di mana arek-arek Suroboyo berjuang mati-matian melawan pasukan sekutu.

Kawasan di sekitar tugu ini dikelilingi oleh hamparan rumput hijau yang luas dan pepohonan rindang, menjadikannya ruang terbuka favorit warga untuk berjalan-jalan pagi. Selain menikmati kemegahan monumen dari luar, pengunjung dapat berfoto di depan berbagai patung tokoh perjuangan serta replika senjata perang yang dipajang di area luar kompleks.

2. Museum Sepuluh Nopember

Terletak masih dalam satu kompleks dengan Tugu Pahlawan, Museum Sepuluh Nopember menawarkan edukasi sejarah yang dikemas secara unik karena bangunannya berada di bawah permukaan tanah. Keputusan arsitektur ini diambil agar keberadaan bangunan museum tidak menutupi kemegahan Tugu Pahlawan yang menjadi inti dari kawasan bersejarah tersebut.

Di dalam museum, Anda akan disuguhi berbagai koleksi autentik peninggalan perang, mulai dari senjata teradisional, seragam tentara, hingga bendera perang. Museum ini juga dilengkapi dengan teknologi canggih seperti diorama elektronik, rekaman suara asli pidato Bung Tomo yang membakar semangat, serta ruang audiovisual yang memutarkan film pendek mengenai sejarah pertempuran Surabaya.

3. Monumen Kapal Selam (Monkasel)

Monumen Kapal Selam, atau yang lebih akrab disapa Monkasel, merupakan sebuah monumen skala penuh yang memanfaatkan kapal selam asli milik TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Pasopati 410. Kapal selam buatan Uni Soviet tahun 1952 ini pernah terlibat langsung dalam operasi pembebasan Irian Barat dari tangan penjajah sebelum akhirnya dipensiunkan dan dibawa ke daratan.

Pengunjung dapat masuk ke dalam perut kapal selam untuk melihat secara langsung interior dan bilik kemudi yang sempit namun sarat akan teknologi militer masa lalu. Terletak strategis di tepi Sungai Kalimas, kompleks Monkasel juga dilengkapi dengan fasilitas rekreasi pendukung seperti kolam renang anak, panggung hiburan, dan wisata perahu air di sungai.

4. Jalan Tunjungan

Jalan Tunjungan merupakan urat nadi romansa dan sejarah Kota Surabaya yang kini telah bertransformasi menjadi salah satu pusat pedestrian paling hits. Koridor jalan yang legendaris ini dipenuhi oleh jajaran bangunan berarsitektur kolonial Art Deco, termasuk Hotel Majapahit yang terkenal dengan peristiwa perobekan bendera Belanda pada masa kemerdekaan.

Saat malam hari, Jalan Tunjungan akan dihidupkan oleh gemerlap lampu kota, penampilan musisi jalanan, serta ramainya anak muda yang nongkrong. Sesuai dengan jargon “Mlaku-mlaku nang Tunjungan”, Anda bisa berjalan kaki dengan nyaman di trotoarnya yang luas sembari menikmati aneka kafe estetis dan kuliner kaki lima kekinian.

5. Alun-Alun Surabaya

Alun-Alun Surabaya yang terintegrasi dengan kompleks Balai Pemuda menghadirkan konsep ruang publik modern yang sangat unik dan inovatif. Daya tarik utama yang sempat viral di media sosial adalah keberadaan area alun-alun bawah tanah (basement) yang dirancang sangat bersih, mewah, dan berpendingin udara.

Di area bawah tanah ini, pengunjung dapat menikmati berbagai pameran karya seni lukis, produk UMKM lokal, hingga area bermain papan luncur (skateboard) dalam ruangan. Sementara di bagian atas, keindahan arsitektur gedung Balai Pemuda bergaya kolonial eropa abad ke-20 tetap dipertahankan sebagai latar belakang foto yang sangat anggun.

6. House of Sampoerna

House of Sampoerna merupakan kompleks bangunan bergaya kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1862 dan awalnya digunakan sebagai panti asuhan. Tempat ini kemudian dialihfungsikan menjadi pabrik rokok kretek pertama dan museum sejarah yang menceritakan perjalanan salah satu dinasti bisnis terbesar di Indonesia.

Di dalam museum, Anda bisa melihat koleksi pemantik api kuno, replika warung kelontong zaman dulu, hingga koleksi mobil klasik milik pendiri perusahaan. Daya tarik yang paling dicari wisatawan adalah kesempatan melihat langsung dari balik kaca ratusan pekerja yang memproduksi rokok linting tangan dengan kecepatan yang luar biasa.

7. Surabaya North Quay

Bagi Anda yang ingin menikmati keindahan pariwisata maritim modern, Surabaya North Quay yang berlokasi di lantai tiga Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, adalah pilihan yang tepat. Tempat ini menyuguhkan konsep dek pandang semi-terbuka mewah yang menghadap langsung ke Selat Madura.

Pengunjung dapat duduk bersantai di sofa luar ruangan sembari menyaksikan pemandangan kapal-kapal pesiar internasional yang bersandar atau kapal feri yang melintas. Momen terbaik berkunjung ke sini adalah sore hari, di mana Anda bisa menikmati hidangan di pujasera (food court) sembari memandangi keindahan matahari terbenam yang romantis.

8. Ekowisata Mangrove Wonorejo

Surabaya tidak hanya tentang beton dan aspal; Ekowisata Mangrove Wonorejo yang terletak di pantai timur Surabaya hadir sebagai oase alam liar yang menenangkan. Kawasan konservasi hutan bakau seluas ratusan hektare ini berfungsi sebagai benteng alam penahan abrasi sekaligus rumah bagi ratusan spesies burung migran.

Wisatawan dapat menyusuri jalur setapak kayu (wooden boardwalk) yang membelah rimbunnya hutan bakau yang hijau dan sejuk. Untuk petualangan yang lebih seru, Anda bisa menyewa perahu motor milik pengelola untuk menyusuri sungai alami sepanjang beberapa kilometer menuju muara laut lepas yang eksotis.

9. Kebun Binatang Surabaya (KBS)

Kebun Binatang Surabaya atau KBS merupakan salah satu kebun binatang tertua dan terlengkap di kawasan Asia Tenggara yang didirikan pada masa kolonial tahun 1916. Terletak tepat di pusat kota, KBS menjadi destinasi rekreasi keluarga legendaris yang mengoleksi ribuan satwa dari berbagai belahan dunia.

Area di dalam KBS ditata menyerupai hutan kota yang sangat rindang, sehingga udara di dalamnya tetap terasa sejuk meski cuaca kota sedang terik. Tepat di halaman depan pintu masuk utama kebun binatang ini, berdiri tegak Patung Suro dan Boyo raksasa yang menjadi lambang resmi identitas Kota Surabaya.

10. Kelenteng Sanggar Agung

Kelenteng Sanggar Agung yang berada di kawasan Pantai Ria Kenjeran menawarkan pesona wisata religi dan budaya Tionghoa yang sangat megah. Keunikan utama dari kelenteng ini adalah posisi altar sucinya yang dibangun menjorok ke arah tepi laut lepas Teluk Batavia.

Di bagian luar yang menghadap ke perairan, terdapat patung Dewi Kwan Im setinggi 20 meter yang dikawal oleh sepasang patung naga raksasa yang berkelok indah di atas gerbang. Pemandangan siluet patung naga dengan latar belakang ombak laut dan matahari terbit menjadikan tempat ini sebagai spot fotografi yang sangat magis.

11. Atlantis Land Kenjeran

Terinspirasi dari kemegahan Disneyland, Atlantis Land Kenjeran hadir sebagai taman hiburan dan permainan air terbesar di Surabaya yang dirancang sangat megah. Begitu memasuki area ini, Anda akan disambut oleh bangunan istana bergaya negeri dongeng berukuran raksasa dengan warna-warni yang mencolok.

Tempat rekreasi ini menyediakan puluhan wahana permainan anak dan dewasa, mulai dari seluncuran air yang ekstrem, kolam ombak, hingga komidi putar raksasa. Pada sore hari, pengunjung akan dihibur oleh pertunjukan air mancur menari (dancing fountain) yang dipadukan dengan tata cahaya lampu laser berwarna-warni.

12. Taman Bungkul

Taman Bungkul memegang predikat kebanggaan sebagai salah satu taman kota terbaik di Asia karena penataan ruang hijaunya yang sangat sukses dan multifungsi. Terletak strategis di jalur protokol Jalan Raya Darmo, taman ini menjadi ruang ketiga favorit warga Surabaya untuk melepas penat atau berolahraga ringan.

Fasilitas yang disediakan di Taman Bungkul sangat lengkap dan terawat, meliputi jalur pedestrian ramah disabilitas, area skate park, jalur refleksi kaki, hingga fasilitas internet nirkabel gratis. Di bagian belakang taman, terdapat kompleks wisata religi makam Sunan Bungkul yang selalu ramai diziarahi.

13. Hutan Bambu Keputih

Hutan Bambu Keputih merupakan contoh luar biasa dari program pemulihan lingkungan, di mana lahan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah disulap menjadi hutan bambu yang sangat indah. Deretan pohon bambu di sini ditanam dengan sangat rapi membentuk lorong-lorong alami yang teduh.

Suasana di dalam Hutan Bambu Keputih sering kali disamakan dengan keindahan Hutan Bambu Arashiyama yang ikonik di Jepang. Tempat wisata di Surabaya ini menjadi lokasi favorit bagi para pemburu swafoto, fotografer lanskap, hingga pasangan yang ingin melakukan sesi foto pranikah (pre-wedding) bertema alam.

14. De Javasche Bank

Bagi pencinta sejarah perbankan dan arsitektur kuno, Museum De Javasche Bank yang terletak di cagar budaya Jembatan Merah adalah destinasi yang memukau. Gedung bekas bank sentral pada masa Hindia Belanda ini mengusung arsitektur bergaya Neo-Renaissance dengan kaca-kaca patri besar yang indah.

Di dalam museum ini, Anda dapat mempelajari sejarah keuangan negara, melihat koleksi mata uang kuno, hingga masuk ke dalam ruangan khazanah (brankas raksasa) bawah tanah penimbunan emas. Struktur bangunan gedung yang sangat terawat memberikan atmosfer eropa klasik yang sangat kental dan berwibawa.

15. Kya-Kya Kembang Jepun

Kya-Kya Kembang Jepun merupakan kawasan Pecinan (Chinatown) bersejarah di Surabaya yang menjelma menjadi pusat wisata kuliner malam yang sangat meriah pada akhir pekan. Sepanjang koridor jalan kuno ini dihiasi oleh ratusan lampion merah yang menggantung indah di angkasa, menciptakan suasana oriental klasik.

Di sini, pengunjung dapat memanjakan lidah dengan ratusan menu kuliner tradisional peranakan Tionghoa maupun makanan khas Surabaya. Sembari menikmati hidangan, Anda bisa menyaksikan keindahan fasad rumah-rumah toko kuno berarsitektur Tiongkok abad ke-19 yang berjejer rapi di sepanjang jalan.

16. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

Masjid Nasional Al-Akbar merupakan masjid terbesar kedua di Indonesia setelah Masjid Istiqlal Jakarta, berdiri megah di kawasan Surabaya Selatan. Ciri khas paling mencolok dari masjid agung ini adalah kubah besarnya yang berwarna biru toska dikelilingi oleh empat kubah kecil terintegrasi yang sangat megah.

Selain interior ruang salatnya yang luas dan berarsitektur minimalis modern dengan sentuhan ukiran kaligrafi yang indah, masjid ini memiliki fasilitas menara pandang. Pengunjung dapat menaiki menara setinggi 99 meter menggunakan lift khusus untuk menikmati panorama visual Kota Surabaya secara menyeluruh dari angkasa.

17. Kampung Lawas Maspati

Kampung Lawas Maspati menawarkan wisata edukasi berbasis komunitas yang akan membawa Anda melihat sisi humanis dan sejarah pemukiman padat di Surabaya. Kampung yang terletak dekat dengan Stasiun Pasar Turi ini berhasil mempertahankan bangunan-bangunan rumah kuno dari zaman pra-kemerdekaan.

Warga kampung setempat menyambut wisatawan dengan sangat ramah, mengajak berkeliling menyusuri gang-gang kecil yang bersih dan penuh tanaman obat. Di sini, Anda bisa belajar membuat kerajinan daur ulang, mencicipi minuman herbal sirup markisa buatan lokal, serta mendengar cerita sejarah perjuangan warga kampung melawan tentara sekutu.

18. Taman Prestasi

Taman Prestasi merupakan taman rekreasi keluarga ramah anak yang terletak di tepi aliran Sungai Kalimas, tepat di pusat pemerintahan kota. Taman ini dilengkapi dengan banyak fasilitas bermain anak terbuka yang aman, panggung terbuka, serta replika monumen pesawat tempur.

Aktivitas paling populer di Taman Prestasi adalah mencoba wisata perahu air Kalimas pada malam hari. Perahu motor tradisional akan membawa Anda menyusuri sungai jernih di tengah kota yang tepiannya telah dihiasi oleh lampu lampion warna-warni yang estetik, menyajikan suasana malam yang syahdu mirip di kota-kota wisata eropa.

19. Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu yang membentang sepanjang 5,4 kilometer di atas Selat Madura memegang rekor penting sebagai jembatan terpanjang di Indonesia. Struktur jembatan kabel pancang (cable-stayed) ini menghubungkan Kota Surabaya dengan Pulau Madura, menjadi simbol kemajuan infrastruktur nasional.

Meskipun Anda tidak diperbolehkan berhenti di atas jembatan demi keselamatan lalu lintas, keindahan arsitektur Jembatan Suramadu dapat dinikmati dari pesisir Pantai Batu-Batu di Surabaya Utara. Saat malam tiba, tiang-tiang jembatan akan disinari oleh lampu warna-warni yang memantulkan bayangan indah di atas permukaan laut.

20. Taman Hiburan Pantai Kenjeran (THP Kenjeran)

Taman Hiburan Pantai Kenjeran atau THP Kenjeran merupakan destinasi wisata pesisir pantai klasik yang telah direvitalisasi secara modern oleh pemerintah kota. Tempat wisata di Surabaya ini menyuguhkan hamparan pemandangan laut Selat Madura dengan fasilitas anjungan pandang kayu yang panjang dan rapi.

Di THP Kenjeran, keluarga bisa menggelar tikar piknik di bawah pohon kelapa sembari menikmati hembusan angin laut yang segar. Kawasan ini juga terintegrasi dengan pasar suvenir hasil laut terbesar di Surabaya, di mana Anda bisa membeli aneka kerupuk ikan segar, ikan asin, serta kerajinan kerang laut sebagai buah tangan.

Tips Nyaman Berwisata ke Surabaya

Agar agenda perjalanan liburan Anda menjelajahi keindahan berbagai tempat wisata di Surabaya dapat berlangsung dengan efisien, aman, serta memuaskan, perhatikan beberapa tips praktis berikut:

1). Pilih Pakaian Berbahan Katun yang Ringan: Surabaya terkenal memiliki suhu udara yang cukup panas dan terik sepanjang tahun, berkisar antara 30 hingga 34 derajat Celsius. Gunakan pakaian berbahan katun tipis yang mudah menyerap keringat, pakai tabir surya (sunscreen), kacamata hitam, serta selalu bawa botol air minum selama menjelajah area luar ruangan.

2). Manfaatkan Layanan Suroboyo Bus: Pemerintah Surabaya menyediakan bus kota modern terintegrasi bernama Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo. Transportasi umum ini sangat ramah wisatawan, bersih, berpendingin udara, memiliki rute melewati destinasi utama kota, serta menerapkan sistem pembayaran digital atau penukaran botol plastik bekas yang sangat ramah lingkungan.

3). Gunakan Jalur Pedestrian di Pagi atau Sore Hari: Surabaya memiliki beberapa trotoar jalan terbaik di Indonesia yang bersih dan rapi, terutama di sekitar Jalan Tunjungan, Jalan Pemuda, dan Jalan Darmo. Lakukan aktivitas berjalan kaki (city tour) pada pagi hari sekali atau sore menjelang malam hari agar terhindar dari sengatan terik matahari siang yang menyengat.

4). Eksplorasi Kuliner Legendaris di Sela Kunjungan: Liburan ke Surabaya tidak akan lengkap tanpa memanjakan lidah dengan petualangan kulinernya. Agendakan waktu Anda untuk mencicipi kelezatan Rawon Nguling yang kuahnya hitam pekat beraroma kluwek, menikmati gurihnya Rujak Cingur otentik, atau mengantre kehangatan Bebek Sinjay khas Madura di sekitar kota.

Surabaya secara konsisten membuktikan dirinya bukan sekadar kota metropolitan industri yang kaku, melainkan sebuah destinasi wisata urban yang sangat kaya akan nilai sejarah perjuangan, keindahan ruang terbuka hijau, serta modernitas rekreasi keluarga. Keberhasilan kota ini dalam merevitalisasi cagar budaya seperti Kota Tua dan Jalan Tunjungan, yang berjalan selaras dengan pemeliharaan taman-taman kota berstandar internasional, memastikan seluruh kebutuhan liburan Anda dapat terpenuhi dengan baik di sini.

Kunci utama untuk mendapatkan memori petualangan terbaik di Kota Pahlawan ini terletak pada kecerdasan Anda dalam mengatur waktu kunjungan harian agar terhindar dari jam terik matahari siang serta pemilihan moda transportasi publik yang tepat untuk menghindari kemacetan kota. Dengan selalu menjaga kebersihan fasilitas umum yang Anda kunjungi serta menghormati aturan setempat, momen liburan Anda menjelajahi tempat wisata di Surabaya dijamin akan menyisakan sudut pandang baru yang mengagumkan mengenai keindahan kota pelabuhan ini. Selamat merencanakan liburan seru ke Surabaya!

Berita terkait