25 Tempat Wisata Terbaik dan Populer di Jakarta

Jakarta sering kali diidentikkan sebagai kota metropolitan yang padat, penuh dengan gedung pencakar langit, dan pusat bisnis yang sibuk. Namun, di balik hiruk-pikuk rutinitas hariannya, ibu kota Indonesia ini menyimpan potensi pariwisata yang sangat beragam dan menarik untuk dijelajahi.

Mulai dari destinasi sejarah yang membawa kita kembali ke masa lalu, taman bermain modern berstandar internasional, hingga ruang terbuka hijau yang menenangkan, Jakarta memiliki semua hal untuk mengisi waktu libur Anda. Menjelajahi tempat wisata di Jakarta kini juga semakin nyaman berkat integrasi transportasi publik yang kian canggih dan ramah wisatawan.

Baik Anda warga lokal yang ingin melakukan staycation dan city tour, maupun pelancong dari luar daerah yang penasaran dengan magnet ibu kota, ragam pilihan destinasi di kota ini dijamin tidak akan membuat Anda bosan. Berikut adalah rekomendasi tempat wisata terbaik, hits, dan legendaris di Jakarta yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.

Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik dan Populer di Jakarta

Berikut adalah daftar objek pariwisata terpopuler di Jakarta yang diurutkan berdasarkan tingkat popularitas, volume ulasan positif tertinggi di Google, serta kualitas pengalaman rekreasi yang ditawarkan kepada para pengunjung:

1. Monumen Nasional (Monas)

Monumen Nasional, atau yang lebih populer dengan sebutan Monas, merupakan bangunan ikonik setinggi 132 meter yang terletak tepat di jantung Kota Jakarta. Didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan, tempat ini mahsyur dengan lidah api berlapis emas murni di puncaknya. Kawasan pelataran luar Monas yang hijau dan luas sering kali dimanfaatkan warga untuk berolahraga atau sekadar bersantai di sore hari.

Di bagian dalam bawah tanah monumen, pengunjung dapat menjelajahi Museum Sejarah Nasional yang menampilkan puluhan diorama perjalanan sejarah Indonesia sejak zaman purba hingga Orde Baru. Selain itu, Anda bisa menaiki lift khusus untuk menuju ke cawan atau puncak Monas guna menikmati pemandangan panorama lanskap Kota Jakarta dari ketinggian secara menyeluruh.

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan rangkuman kebudayaan Indonesia yang dikemas dalam kawasan rekreasi seluas ratusan hektare di Jakarta Timur. Destinasi legendaris ini baru saja mengalami revitalisasi besar-besaran yang membuatnya tampil lebih modern, ramah lingkungan, dan ramah pejalan kaki. Atraksi utama di sini adalah deretan anjungan daerah yang mewakili arsitektur rumah adat, pakaian tradisional, dan kerajinan khas dari seluruh provinsi di Indonesia.

Selain edukasi budaya, TMII dilengkapi dengan berbagai wahana menarik seperti kereta gantung yang melintasi miniatur danau kepulauan Indonesia, Teater Imax Keong Emas yang ikonis, serta berbagai museum bertema khusus mulai dari Museum Transportasi hingga Museum Serangga. Tempat ini menjadi lokasi wisata keluarga paling ideal untuk memperkenalkan kekayaan Nusantara kepada anak-anak.

3. Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta membawa para pengunjung melintasi mesin waktu menuju atmosfer abad ke-17 saat kota ini masih menjadi pusat administratif VOC di Asia dengan nama Batavia. Kawasan pedestrian yang berpusat di Taman Fatahillah ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan megah berarsitektur kolonial Belanda yang masih dirawat dengan sangat baik, menciptakan latar belakang bergaya eropa klasik yang sangat fotogenik.

Aktivitas paling populer di Kota Tua adalah menyewa sepeda ontel warna-warni lengkap dengan topi pemandu gaya zaman dulu untuk berkeliling alun-alun. Menjelang malam, suasana di tempat ini semakin meriah dengan kehadiran para seniman jalanan, pertunjukan musik, serta jajaran stan kuliner yang menjajakan makanan tradisional khas Betawi.

4. Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah)

Berdiri megah di tengah kawasan Kota Tua, Museum Sejarah Jakarta menempati gedung bekas Balai Kota Batavia kuno yang dibangun pada tahun 1710. Museum ini menyimpan puluhan ribu koleksi barang bersejarah yang menceritakan perjalanan panjang Jakarta sejak masa prasejarah, masa kejayaan Pelabuhan Sunda Kelapa, era kolonialisme, hingga perkembangan modern pasca-kemerdekaan.

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian sekaligus mendebarkan bagi para pengunjung adalah keberadaan penjara bawah tanah yang berada di bagian belakang gedung. Kamar-kamar batu beratap rendah yang dahulu menjadi tempat penahanan para pejuang kemerdekaan ini menyajikan aura sejarah yang sangat kuat dan sarat akan cerita masa lalu.

5. Dunia Fantasi (Dufan)

Dunia Fantasi atau Dufan merupakan pusat hiburan luar ruangan terbesar di Jakarta yang terletak di dalam kompleks Taman Impian Jaya Ancol. Mengusung konsep edutainment, taman bermain ini dibagi menjadi beberapa kawasan bertema khusus yang terinspirasi dari benua-benua di dunia, seperti kawasan Asia, Eropa, Amerika, dan Hikayat. Dufan selalu menjadi destinasi utama bagi para pencinta tantangan adrenalin.

Tempat ini menawarkan puluhan wahana permainan modern, mulai dari yang memacu jantung seperti Halilintar, Hysteria, Tornado, dan Kora-Kora, hingga wahana yang santai dan ramah keluarga seperti Istana Boneka dan Bianglala. Pertunjukan parade kostum dan efek pencahayaan berkala yang diselenggarakan pengelola semakin menambah kemeriahan liburan Anda di sini.

6. Sea World Ancol

Sea World Ancol menyuguhkan pesona petualangan bawah laut yang edukatif dan menakjubkan tanpa perlu meninggalkan daratan ibu kota. Tempat rekreasi dalam ruangan ini memiliki akuarium raksasa yang menampung jutaan liter air laut serta ribuan spesies biota laut dan air tawar, mulai dari ikan pari raksasa, hiu perawat, hingga kawanan piranha yang eksotis.

Daya tarik utama yang paling digemari pengunjung adalah Antasena Tunnel, sebuah terowongan bawah air sepanjang 80 meter yang terbuat dari kaca transparan tebal. Berjalan di dalam terowongan ini memberikan sensasi luar biasa seolah-olah Anda sedang berjalan di dasar samudra dengan ikan-ikan besar yang berenang bebas di atas kepala Anda.

7. Ocean Dream Samudra Ancol

Masih berada di kawasan wisata pesisir Ancol, Ocean Dream Samudra merupakan taman edutainment bertema laut yang berfokus pada konservasi dan pengenalan mamalia laut serta satwa pintar lainnya. Tempat ini dirancang untuk menghibur sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

Pengunjung dapat menyaksikan berbagai pertunjukan kecerdasan satwa yang memukau, seperti aksi lumba-lumba yang melompat indah, kelucuan singa laut, hingga pertunjukan teatrikal bawah air yang dikombinasikan dengan teknologi efek khusus. Selain itu, terdapat fasilitas bioskop 4 dimensi dan beberapa wahana permainan anak yang seru.

8. Taman Margasatwa Ragunan

Terletak di kawasan Jakarta Selatan, Taman Margasatwa Ragunan merupakan kebun binatang tertua di Indonesia yang memiliki luas wilayah mencapai 140 hektare. Destinasi wisata ini menjadi salah satu tempat liburan paling terjangkau di Jakarta, namun tetap menyajikan kualitas edukasi alam yang tinggi dengan koleksi ribuan satwa langka yang terawat dengan baik.

Di dalam kompleks Ragunan, terdapat fasilitas unggulan bernama Pusat Primata Schmutzer, sebuah area konservasi primata bertaraf internasional yang dirancang menyerupai habitat hutan hujan asli. Pengunjung dapat melihat orangutan, gorila, dan berbagai jenis monyet langka dari jembatan gantung yang aman tanpa mengganggu ketenangan para satwa.

9. Kepulauan Seribu

Jika Anda ingin melepaskan diri sejenak dari pemandangan aspal kota dan mencari keindahan alam bahari, Kepulauan Seribu adalah jawabannya. Kabupaten administratif yang terletak di utara Teluk Jakarta ini terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil eksotis yang menawarkan hamparan pasir putih, air laut yang jernih, serta lambaian pohon kelapa yang menenangkan.

Setiap pulau memiliki karakteristiknya sendiri; seperti Pulau Pramuka dan Pulau Pari yang populer untuk wisata edukasi mangrove dan penyu, Pulau Tidung dengan Jembatan Cintanya yang ikonis, serta pulau-pulau resor pribadi seperti Pulau Macan dan Pulau Putri yang menawarkan fasilitas snorkeling, diving, dan kemewahan penginapan di atas air.

10. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal berdiri megah di pusat Jakarta sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara dan simbol kebanggaan arsitektur modern bernapaskan religi. Bangunan monumental yang dirancang oleh arsitek Friedrich Silaban ini memiliki kubah raksasa berdiameter 45 meter dan mampu menampung hingga ratusan ribu jemaah sekaligus, menyajikan atmosfer spiritual yang sangat agung.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah utama umat Muslim, Masjid Istiqlal terbuka bagi para wisatawan umum yang ingin mengagumi keindahan tata ruang dalamnya yang minimalis namun megah. Keberadaannya yang terletak persis berseberangan dengan Gereja Katedral menjadi lambang toleransi antarumat beragama yang sangat kuat di Indonesia.

11. Gereja Katedral Jakarta

Gereja Katedral Jakarta, yang memiliki nama resmi Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga, merupakan bangunan gereja Katolik bersejarah yang diresmikan pada tahun 1901. Bangunan ini mengusung arsitektur bergaya Neo-Gothik eropa klasik yang sangat anggun, dicirikan oleh tiga menara besi tempa yang menjulang tinggi ke angkasa.

Di bagian dalam gereja, pengunjung akan terpukau oleh keindahan tiang-tiang kayu jati solid, kaca patri berwarna-warni yang menceritakan kisah religius, serta suasana doa yang hening dan khidmat. Di dalam kompleks katedral ini juga terdapat museum kecil yang menyimpan berbagai relik bersejarah perjalanan keuskupan di Jakarta.

12. Museum Nasional Indonesia (Museum Gajah)

Museum Nasional Indonesia merupakan museum tertua dan memiliki koleksi benda purbakala serta kebudayaan terlengkap di Indonesia. Destinasi yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat ini populer disebut sebagai Museum Gajah oleh masyarakat luas karena keberadaan patung gajah berbahan perunggu hadiah dari Raja Siam di halaman depannya.

Museum ini menyimpan ratusan ribu artefak bernilai tinggi, mulai dari prasasti batu purba, patung-patung dewa hindu-buddha berukuran raksasa, koleksi keramik kuno dari berbagai dinasti Tiongkok, hingga perhiasan emas murni peninggalan kerajaan-kerajaan Nusantara, menjadikannya pusat riset sejarah yang luar biasa kaya.

13. M Bloc Space

Bagi kalangan generasi muda dan pencinta kultur pop kreatif kekinian, M Bloc Space yang berlokasi di Melawai, Jakarta Selatan, merupakan ruang kreatif yang sangat hits. Tempat ini memanfaatkan kawasan bekas rumah dinas Perum Peruri yang direvitalisasi secara apik menjadi kompleks nongkrong bergaya retro-modern yang estetik.

Di M Bloc Space, Anda tidak akan menemukan gerai waralaba multinasional besar, melainkan deretan jenama lokal kreatif mulai dari kafe kopi kekinian, toko buku independen, toko piringan hitam (vinyl), hingga galeri seni. Tempat ini juga dilengkapi dengan panggung pertunjukan yang rutin menyelenggarakan konser musik indie dan diskusi budaya.

14. Hutan Kota GBK

Hutan Kota GBK hadir sebagai oase hijau di tengah kepungan gedung-gedung pencakar langit kawasan bisnis Sudirman (SCBD). Taman kota seluas sekitar 4 hektare yang berada di dalam kompleks Gelora Bung Karno ini menawarkan hamparan rumput hijau yang tertata rapi, dikelilingi oleh pepohonan rindang dan kolam ikan yang asri.

Tempat wisata di Jakarta ini sangat populer sebagai lokasi piknik santai di sore hari bersama teman atau keluarga. Pemandangan kontras antara hijaunya rumput alami dengan latar belakang tembok kaca raksasa gedung-gedung tinggi di sekelilingnya menyajikan komposisi visual modern ala Central Park di New York yang sangat instagramable.

15. Pantjoran PIK

Pantjoran PIK yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk merupakan destinasi wisata kuliner bertema budaya Tionghoa peranakan yang sangat populer dan semarak. Begitu melewati gerbang utamanya yang megah, pengunjung akan langsung disuguhi arsitektur bangunan khas Tiongkok kuno yang didominasi warna merah dan emas.

Ikon paling terkenal di kawasan ini adalah sebuah pagoda tinggi yang berdiri anggun di tengah area makan terbuka. Pantjoran PIK memanjakan lidah para pengunjung dengan ratusan jenis hidangan kuliner tradisional legendaris khas Glodok dan hidangan modern kekinian, dilengkapi dengan jajaran patung diorama yang menceritakan kisah budaya lokal.

16. Pantai Pasir Putih PIK 2

Pantai Pasir Putih PIK 2 menyajikan alternatif wisata pesisir modern baru yang menyegarkan di batas utara Jakarta. Pantai buatan ini memiliki garis pantai berpasir putih bersih yang membentang sepanjang beberapa kilometer, menawarkan pemandangan laut yang luas serta embusan angin laut yang sejuk di sore hari.

Lintasan di tepi pantai ini dirancang sangat ramah untuk pejalan kaki dan pesepeda, dilapisi oleh deretan pohon palem yang memberikan nuansa tropis yang kental. Di sepanjang area pantai, berjejer rapi pujasera luar ruangan yang menyajikan aneka makanan internasional dan seafood segar, menjadikannya tempat nongkrong senja favorit warga.

17. Taman Ismail Marzuki (TIM)

Taman Ismail Marzuki (TIM) merupakan pusat kesenian dan kebudayaan legendaris di kawasan Cikini yang kini tampil dengan wajah baru pasca-revitalisasi total. Kompleks bangunan modern bergaya arsitektur futuristik ini dirancang untuk mewadahi kreativitas para seniman lokal sekaligus menjadi ruang publik edukatif bagi masyarakat umum.

Di dalam kawasan TIM, pengunjung bisa mengunjungi Perpustakaan Jakarta yang memiliki desain interior sangat mewah dan estetik, menonton pertunjukan teater atau pameran lukisan di Galeri Cipta, hingga mengunjungi Planetarium Jakarta untuk belajar tentang astronomi luar angkasa. Area terbukanya juga sering dijadikan ruang diskusi santai.

18. Museum MACAN

Museum MACAN (Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara) adalah museum pertama di Indonesia yang didedikasikan khusus untuk memamerkan koleksi seni modern dan kontemporer domestik serta internasional. Terletak di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, museum ini sukses menarik perhatian jutaan anak muda berkat tata pamerannya yang interaktif.

Koleksi seni yang dipamerkan di sini selalu berubah secara berkala sesuai tema kurasi, menampilkan karya-karya dari seniman dunia ternama seperti Yayoi Kusama dengan instalasi kaca cerminnya yang magis. Museum ini memberikan pengalaman apresiasi seni yang menyegarkan mata sekaligus menyediakan banyak sudut foto yang sangat estetik.

19. Lapangan Banteng

Lapangan Banteng merupakan alun-alun bersejarah di Jakarta Pusat yang telah mengalami transformasi luar biasa menjadi ruang terbuka publik yang sangat multifungsi dan artistik. Di tengah lapangan ini, berdiri tegak Monumen Pembebasan Irian Barat yang megah dikelilingi oleh struktur dinding melingkar yang menampilkan kutipan pidato bersejarah bangsa.

Daya tarik utama yang paling dinantikan pengunjung, terutama pada akhir pekan, adalah pertunjukan air mancur menari (dancing fountain) yang dipadukan dengan tata cahaya warna-warni dan iringan lagu-lagu nasional. Area taman di tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas taman bermain anak yang aman dan trek lari yang mulus.

20. Setu Babakan

Bagi Anda yang ingin mengenal lebih dalam kebudayaan asli masyarakat Jakarta, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Kawasan ini didedikasikan khusus oleh pemerintah untuk melestarikan seluruh aspek kehidupan tradisional Betawi, mulai dari arsitektur rumah, bahasa, hingga kesenian.

Pengunjung dapat melihat langsung rumah-rumah adat Betawi dengan ornamen gigi balang yang ikonis, menyaksikan latihan tari tradisional atau pencak silat, serta menikmati pemandangan danau alami (setu) yang tenang. Jangan lewatkan kesempatan mencicipi kuliner autentik Betawi di sini, seperti kerak telor, selendang mayang, dan bir pletok yang menghangatkan tubuh.

21. Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas)

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang terletak di depan area Medan Merdeka merupakan gedung perpustakaan tertinggi di dunia dengan fasilitas 24 lantai. Bangunan modern ini menjadi destinasi wisata literasi favorit baru karena menawarkan kenyamanan membaca yang luar biasa dikombinasikan dengan teknologi digital yang canggih.

Setiap lantai di Perpusnas memiliki zonasi khusus, mulai dari zona koleksi naskah kuno Nusantara, zona baca anak dengan dekorasi ceria, hingga lantai paling atas yang menyediakan ruang baca eksekutif dengan pemandangan jendela kaca besar yang menghadap langsung ke arah Monumen Nasional di seberangnya.

22. Moja Museum

Moja Museum menghadirkan konsep ruang hiburan interaktif pop-up unik yang sangat digandrungi oleh kalangan remaja dan dewasa muda di Jakarta. Berlokasi di dalam kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), tempat ini memadukan keseruan aktivitas fisik dengan instalasi ruangan penuh warna bertema seni pop modern.

Wahana utama yang paling terkenal adalah Roja by Moja, di mana pengunjung dapat berkeliling labirin ruangan estetik menggunakan sepatu roda (roller skating) jadul diiringi musik yang ceria. Terdapat juga zona MoPaint bagi Anda yang ingin mengekspresikan diri dengan mencoret-coret dinding kain menggunakan cat warna-warni secara bebas.

23. Skydeck Halte Transjakarta Bundaran HI

Siapa sangka sebuah fasilitas transportasi publik bisa menjelma menjadi tempat wisata di Jakarta yang sangat viral? Halte Transjakarta Bundaran HI yang baru direvitalisasi kini dilengkapi dengan fasilitas skydeck atau lantai pandang terbuka di lantai atasnya, yang sengaja dibangun menghadap langsung ke arah Monumen Selamat Datang.

Dari atas skydeck ini, pengunjung dapat berfoto secara estetik dengan latar belakang patung ikonik sejarah Jakarta serta lingkaran air mancur Bundaran HI yang dikelilingi gedung-gedung tinggi. Momen terbaik berkunjung ke sini adalah saat petang hari ketika lampu-lampu kota dan sorot lampu kendaraan mulai menyala indah.

24. Museum Wayang

Kembali ke kawasan Kota Tua, Museum Wayang menempati gedung kuno bekas gereja Belanda abad ke-17 yang sempat hancur akibat gempa bumi. Museum ini mendedikasikan seluruh ruangannya untuk menyimpan dan memamerkan ribuan koleksi wayang dan boneka tradisional dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara.

Pengunjung dapat melihat berbagai jenis wayang kulit purba dengan karakter pewayangan Jawa yang rumit, wayang golek kayu dari Jawa Barat, hingga koleksi boneka teater tradisional dari negara sahabat seperti Tiongkok, Kamboja, Thailand, dan Inggris. Museum ini memberikan wawasan mendalam mengenai tingginya nilai seni pertunjukan tradisional.

25. Taman Suropati

Taman Suropati merupakan salah satu taman kota paling asri dan bernilai sejarah tinggi yang terletak di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat. Taman berbentuk bulat lonjong ini dipenuhi oleh pohon-pohon besar yang rindang, hamparan rumput hijau yang bersih, serta udara yang relatif sejuk dibandingkan wilayah Jakarta lainnya.

Keunikan taman ini terletak pada keberadaan enam buah patung monumen modern karya para seniman terkemuka dari berbagai negara pendiri ASEAN sebagai simbol persaudaraan. Pada akhir pekan, taman ini sering kali dihidupkan oleh komunitas musisi klasik jalanan yang berlatih memainkan biola dan selo di bawah rimbunnya pohon.

Tips Nyaman Berwisata ke Jakarta

Agar rencana liburan dan perjalanan Anda menjelajahi keindahan berbagai tempat wisata di Jakarta dapat berlangsung dengan lancar, aman, serta menyenangkan, perhatikan beberapa tips praktis berikut:

1). Manfaatkan Transportasi Publik Terintegrasi: Jakarta memiliki jaringan transportasi publik yang sangat baik, seperti KRL Commuter Line, Transjakarta, LRT, dan MRT Jakarta. Menggunakan transportasi umum ini jauh lebih disarankan untuk menghindari kemacetan parah di jalan raya, menghemat biaya parkir, serta mempercepat waktu sampai ke destinasi tujuan Anda.

2). Siapkan Kartu Uang Elektronik (Flazz, e-Money, dll): Hampir seluruh akses masuk transportasi publik di Jakarta, parkir gedung, jalan tol, hingga tiket masuk beberapa museum pemerintah diwajibkan menggunakan kartu uang elektronik tap. Pastikan setiap anggota kelompok perjalanan Anda memiliki kartu masing-masing dengan saldo yang terisi cukup.

3). Perhatikan Prakiraan Cuaca dan Waktu Kunjungan: Cuaca di Jakarta pada siang hari cenderung terik dan panas di area terbuka seperti Monas atau Ancol. Kenakan pakaian berbahan katun tipis yang mudah menyerap keringat, gunakan tabir surya (sunscreen), serta bawa payung lipat karena hujan terkadang turun tiba-tiba.

4). Hindari Jam Sibuk Karyawan (Rush Hours): Jika Anda menggunakan transportasi publik untuk menuju tempat wisata, usahakan untuk tidak melakukan perjalanan pada jam sibuk berangkat kantor (07.00 – 09.00 WIB) dan jam pulang kantor (17.00 – 19.30 WIB) pada hari kerja agar tidak terjebak dalam kepadatan penumpang.

Jakarta secara konsisten membuktikan dirinya bukan sekadar pusat administrasi negara dan hutan beton yang kaku, melainkan sebuah destinasi pariwisata urban yang sangat kaya, dinamis, dan terus berinovasi. Keberhasilan ibu kota dalam merawat situs sejarah kolonial Kota Tua, menyediakan museum seni kontemporer bertaraf dunia, serta membangun ruang terbuka hijau yang estetik di tengah kota memastikan bahwa semua preferensi liburan Anda dapat terfasilitasi dengan sangat baik.

Kunci utama untuk mendapatkan pengalaman liburan terbaik di Jakarta terletak pada kecerdasan Anda dalam menyusun rute perjalanan yang searah dan pemilihan moda transportasi publik yang tepat untuk menghindari hambatan macet. Dengan menjaga kebersihan ruang publik yang Anda kunjungi serta selalu mematuhi aturan etika di tempat sejarah, momen petualangan Anda menjelajahi tempat wisata di Jakarta dijamin akan menyajikan sudut pandang baru yang mengagumkan mengenai keindahan ibu kota. Selamat merencanakan liburan seru ke Jakarta!

Berita terkait