Tempat Beli Kartu LRT Jakarta Terbaru

Lagi akhir pekan tapi bosan rebahan di kamar? Atau lagi pusing mikirin macetnya jalanan Jakarta yang kadang bikin elus dada? Nah, pas banget nih! Ini saatnya kamu mencoba salah satu moda transportasi paling hits, modern, dan estetik di ibu kota adalah LRT (Light Rail Transit) Jakarta!

Moda transportasi yang melayani poros Kelapa Gading hingga Rawamangun ini emang juara banget soal kenyamanan. Keretanya adem, jalurnya melayang jadi bebas macet, dan stasiunnya super rapi mirip stasiun-stasiun di luar negeri. Ditambah lagi, tarifnya cuma Rp5.000 flat dari ujung ke ujung.

Tapi, buat kamu yang baru pertama kali mau nyoba, pasti langsung kepikiran satu pertanyaan penting: “LRT Jakarta kan pakai sistem non-tunai (cashless), terus kartu LRT Jakarta beli di mana, sih?”

Tenang, gak usah bingung sampai garuk-garuk kepala. Membeli atau mendapatkan akses kartu LRT Jakarta itu gampang banget. Artikel ini bakal membedah tuntas tempat-tempat berburu kartu LRT Jakarta biar kamu bisa langsung sat-set naik kereta. Yuk, simak panduannya secara santai di bawah ini!

1). Loket dan Mesin Otomatis di Stasiun LRT Jakarta

Tempat paling pertama dan paling logis buat berburu kartu tentu saja adalah di stasiun LRT Jakarta itu sendiri. Begitu kamu naik ke area stasiun (lantai concourse), kamu bakal menemukan dua opsi utama:

Beli Kartu Multi Trip (KMT) di Loket Resmi

Kalau kamu mau punya kartu resmi yang bisa dipakai berkali-kali dan diisi ulang terus-terusan, kamu bisa langsung mendatangi loket yang dijaga oleh petugas stasiun.

  • Apa yang dibeli? Di sini kamu bisa membeli Kartu Multi Trip (KMT) resmi berlogo KAI Commuter.
  • Keuntungan: Kerennya, KMT ini gak cuma bisa dipakai di LRT Jakarta aja, tapi juga bisa dipakai buat naik KRL Commuter Line dan LRT Jabodebek. Satu kartu buat sejuta umat kereta!

Beli Kartu Single Trip di Ticket Vending Machine (TVM)

Buat kamu yang tipe wisatanya “sekali jalan aja” atau cuma pengin coba-coba naik LRT karena penasaran, kamu gak perlu beli kartu langganan yang mahal.

  • Caranya: Datangi mesin otomatis berbentuk kotak besar yang namanya Ticket Vending Machine (TVM) di stasiun.
  • Sistemnya: Kamu tinggal pilih menu pembelian kartu baru, pilih stasiun tujuan, lalu bayar sesuai nominal di layar mesin. Mesin ini bakal mengeluarkan kartu plastik khusus yang namanya Single Trip Ticket (STT). Kartu ini hanya berlaku untuk satu kali perjalanan dan nanti wajib kamu masukkan ke dalam lubang gerbang keluar (turnstile) saat sampai di stasiun tujuan.

2). Minimarket Terdekat (Indomaret, Alfamart, Alfamidi)

Gak sempat beli kartu di stasiun atau malas antre? Santai, kamu bisa beli kartu pembayaran transportasi di minimarket yang ada di dekat rumahmu sebelum berangkat ke stasiun.

Karena LRT Jakarta sudah terintegrasi dengan jaringan perbankan nasional, kamu tinggal masuk ke Indomaret atau Alfamart dan bilang ke kasirnya: “Mbak/Mas, mau beli kartu uang elektronik.”

Beberapa kartu bank yang dijual di minimarket dan dijamin 100% bisa dipakai di LRT Jakarta antara lain:

  • e-Money (Keluaran Bank Mandiri)
  • Flazz (Keluaran BCA)
  • TapCash (Keluaran BNI)
  • Brizzi (Keluaran BRI)

Biasanya, harga kartu kosongan di minimarket berkisar antara Rp20.000 sampai Rp30.000 (belum termasuk saldo). Jadi, setelah membeli kartunya, pastikan kamu langsung minta kasirnya sekalian buat isi saldo (top-up) minimal Rp10.000 atau Rp20.000 ya, biar pas sampai stasiun kamu tinggal tempel kartu tanpa hambatan.

3). Halte TransJakarta Besar atau Bank DKI

LRT Jakarta itu kan bagian dari transportasi publik milik Pemprov DKI Jakarta yang terintegrasi di dalam ekosistem JakLingko. Nah, makanya ada satu kartu sakti lagi yang bisa kamu pakai, yaitu kartu JakCard keluaran Bank DKI.

Kamu bisa berburu kartu JakCard ini di beberapa tempat berikut:

  • Loket Halte TransJakarta: Terutama halte-halte besar yang sudah terintegrasi. Biasanya mereka menyediakan stok kartu JakCard atau kartu integrasi JakLingko untuk dijual ke masyarakat.
  • Kantor Cabang Bank DKI: Kamu juga bisa membelinya secara resmi lewat jaringan kantor bank terkait.

Kartu JakCard atau kartu bermerek JakLingko ini punya keuntungan ekstra, yaitu bisa mendeteksi tarif integrasi. Jadi kalau kamu naik TransJakarta lalu lanjut naik LRT Jakarta dalam durasi di bawah 3 jam, total tarifnya bakal dipotong maksimal cuma Rp10.000 saja. Jauh lebih hemat buat kantong!

4). Gak Mau Beli Kartu Fisik? Pakai Smartphone Aja via Aplikasi!

Nah, ini dia solusi paling pamungkas buat kamu kaum milenial dan Gen-Z yang mageran bawa dompet tebal atau sering kelupaan bawa kartu fisik. Kamu sebenarnya gak perlu beli kartu fisik sama sekali! Kok bisa?

Zaman sekarang sudah serba digital. Kamu tinggal memanfaatkan smartphone kesayanganmu:

1). Download aplikasi resmi LRT Jakarta atau aplikasi transportasi terintegrasi Jakarta (seperti aplikasi JakLingko/C-Access) di Google Play Store atau App Store.

2). Lakukan registrasi akun secara singkat.

3). Pilih menu pembelian tiket digital, lalu masukkan stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan kamu.

4). Bayar tiket tersebut menggunakan dompet digital andalanmu (bisa pakai QRIS, Gopay, OVO, Dana, atau LinkAja).

Setelah pembayaran sukses, aplikasi bakal memunculkan sebuah QR Code di layar HP-mu. Pas sampai di gerbang stasiun, kamu tinggal mengarahkan layar HP yang berisi QR Code tersebut ke mesin pemindai (scanner) yang ada di gerbang masuk. Pintu gerbang bakal langsung terbuka otomatis dengan bunyi klik yang memuaskan. Sat-set, modern, dan anti-hilang!

Jadi, sudah gak bingung lagi kan kartu LRT Jakarta beli di mana? Pilihan tempat belinya banyak banget dan super fleksibel. Mau beli kartu Multi Trip langsung di loket stasiun bisa, beli kartu sekali jalan di mesin otomatis bisa, beli kartu bank di Indomaret/Alfamart dekat rumah bisa, bahkan pakai aplikasi QR Code di HP juga bisa banget!

Naik LRT Jakarta itu bukan cuma soal berpindah tempat, tapi juga menikmati pengalaman bermobilitas yang rapi, adem, dan manusiawi di tengah padatnya ibu kota. Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan kartu pilihanmu sekarang, isi saldonya, dan selamat menikmati keseruan jalan-jalan naik LRT Jakarta. Sampai jumpa di peron stasiun, ya!

Berita terkait